Masuk

Pekan Ulangan Bersama (PUB) Ke-1 Semester Gasal Tahun 2019-2020 Akan Dilaksanakan Selama 5 Hari

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara gelar Pekan Ulangan Bersama (PUB) Pertama di Semester Gasal Tahun Pelajaran 2019-2020 mulai kemarin, Rabu (11/9/2019).

Pekan Ulangan Bersama atau sering disebut PUB ini diikuti oleh seluruh siswa mulai dari Kelas X sampai Kelas XII yang terbagi menjadi 17 ruang atau sebanyak 562 orang siswa. Dengan rincian siswa Kelas X berjumlah 203 orang, Kelas XI sebanyak 151 orang, dan Kelas XII sebanyak 208 orang.

PUB adalah salah satu bentuk sistem evaluasi pembelajaran di MA Matholi’ul Huda Troso yang diadakan dua kali setiap satu semester. Madrasah ini mempertahankan PUB sebagai sistem pengukuran kompetensi kognisi siswa menggantikan sistem ulangan mid semester. Selain itu juga pelaksanaan PUB ini dimaksudkan agar bentuk ulangan siswa lebih terarah dan lebih siap, sehingga nantinya nilai-nilai ulangan yang diraih lebih maksimal.

Berbeda dengan PUB sebelumnya yang biasanya berlangsung selama 4 hari, kali ini Pekan Ulangan Bersama akan dilaksanakan selama 5 hari. Penambahan hari ulangan ini agar siswa lebih mudah dan lebih fokus mempersiapkan materi-materi yang diujikan. Jika sebelumnya siswa harus mempersiapkan 4 mata pelajaran setiap hari, dirasa berat. Maka mulai tahun pelajaran baru ini madrasah mengambil kebijakan untuk memperpanjang hari pelakasanaan Pekan Ulangan Bersama dan hanya mengujikan 3 mata pelajaran setiap harinya. Dengan perubahan ini, maka durasi waktu mengerjakan juga ditambah, efeknya soal-soal juga ikut ditambah sesuai dengan tingkat kesulitan dan alokasi waktu yang tersedia yaitu selama 1 jam atau 50 menit setiap mapelnya.

Mulai masuk di pagi hari seluruh siswa kemudian melaksanakan sholat dhuha terlebih dahulu sebagaimana biasanya. Setelah itu kemudian mereka melaksanakan ritual pagi seperti pelantunan Asmaul Husna dan doa awal belajar di ruang ulangan masing-masing. Setelah itu kemudian siswa belajar di dalam kelas selama 20 menit dan mapel pertama baru dimulai diujikan sekitar pukul 07.50 WIB. Terpantau hingga pukul 11.40 WIB ketiga mapel telah selesai diujikan dan siswa bisa langsung melaksanakan sholat dzuhur berjama’ah sebelum kemudian pulang ke rumah masing-masing.

Ada sebanyak 16 mata pelajaran yang diujikan dalam PUB untuk masing-masing tingkatan kelas. 15 mapel tersebut adalah mapel Pendidikan agama Islam yang meliputi Qur’an Hadits, Aqidah Akhlak, SKI, Fiqih, dan Bahasa Arab. Kemudian ada mapel Umum yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKn, Sejarah Indonesia dan Matematika. Tambahan untuk Kelas Ilmu-Ilmu Sosial (IIS) yaitu Sejarah Peminatan, Sosiologi, Ekonomi, Geografi, dan Kimia Lintas Minat.  Sementara untuk Kelas Matematika dan Ilmu Alam (MIA) adalah Biologi, Kimia, Fisika, Matematika Peminatan, dan Geografi Lintas Minat. (Syah)

  • 0
  • Baca: 34 kali

Inilah Tampilan Ruang Kelas di MA MH Troso dalam Lomba Dekorasi Kelas dan 5 K Tahun 2019

1. JUARA PERTAMA - XII IIS-3 

Kelas yang dimotori oleh M. Eko Ferdian Syamsudin ini mengangkat tema “Barisan Pejuang Kemerdekaan Indonesia”. Dengan didominasi lukisan pohon-pohon dan rumput yang hijau nan indah, di backgroundnya terdapat lukisan sentral dari tema yang diangkat. Terlukis jelas Bapak proklamator kemerdekaan Indonesia, Ir. Soekarno beserta istrinya Ibu Fatmawati. Kemudian terdapat pula lukisan Jendral Sudirman dan Moh. Hatta beserta para pejuang kemerdekaan yang lain. Efek 3 dimensi hutan yang lebat juga sangat terlihat di kelas ini, s  ehingga membuat suasana terlihat sejuk di mata. Dari kata-kata bijak yang ditempelkannya juga sangat pas dan menyatu dengan lukisan dindingnya. Lihat galerinya - Klik

2. JUARA KEDUA - 12 MIA-1

Dengan tema “Seni Ukir” Zaha Muhammad Al Haq sebagai ketuanya mengangkat konsep yang diprakarsai oleh Si Kembar bersaudara Indah dan Linda. Yang paling menonjol dari kelas ini adalah ornamen-ornamen motif ukir dan motif-motif nusantara. Hampir seluruh desain dibuat secara manual dengan detail-detailnya. Tidak bisa dipungkiri lagi hal tersebut menjadi tingkat kesulitan yang harus diperhitungkan. Maka tidak heran dengan detail-detail tersebut kelas ini berhasil menyabet sebagai juara kedua. Lihat galerinya - Klik

3. JUARA KETIGA - 11 IIS-3 

Mengadopsi dari lomba di tahun sebelumnya, kelas ini menggambarkan suasana hutan dan sungai. Kelas yang dimotori oleh M. Jamil Ainur Ridho dan M. Hadi Khoirul Nashirin dengan tema “The Beauty of Waterfall” berhasil menyuguhkan lukisan pemandangan yang indah dan alami. Tepat di backgroundnya terdapat pohon-pohon tinggi menjulang dan di tengah-tengahnya terdapat air sungai yang mengalir jernih. Sementara untuk bagian dinding samping kanan, kiri, dan depan banyak sekali lukisan-lukisan tebing yang tinggi lengkap dengan air terjun yang mengalir deras. Lihat galerinya - Klik

4. PERINGKAT EMPAT - 12 MIA-2

Cukup menarik dengan tema “JAVANESE ETNIC”. Ahya Asyhar sebagai ketuanya mengangkat tema tersebut dengan menampilkan banyak sekali candi-candi dan ornamen batik yang sangat kental dengan suasana jawa. Ada candi borobudur, barongan, wayang, kuda lumping, lengkap dengan gunungan wayangnya. Motif batik mega mendung menjadi dominasi hiasan di kelas XII MIA-2 ini. Dan yang paling menarik adalah pada dinding bagian depannya terdapat candi prambanan yang indah dengan dilengkapi para penari jawa dan motif batik. Lihat galerinya - Klik

5. PERINGKAT LIMA - 11 MIA-1 

Kelas yang diketuai oleh Ahmad Zada Hilmi ini mengangkat tema “View of The Lake”. Ingin menonjolkan pemandangan danau dan pohon-pohon yang ada di tepinya, namun memang tidak serapi dan sedetail dari kelas-kelas di peringkat sebelumnya. Di bagian backgroundnya terdapat gambar sentral yaitu pegunungan dengan rimbunan pepohonan. Bunga dan rumput-rumput juga dilukiskan di sekeliling kelas ini. Mereka ingin mengambil suasana belajar di alam bebas, yang lebih fresh di tempat yang menarik seperti di tepi danau. Lihat galerinya - Klik

6. PERINGKAT ENAM - 12 IIS-1

Tema “LUFFI AND FRIEND’S“ diambil dari sebuah tokoh anime produksi negeri sakura Jepang. Tokoh anime ini biasanya lebih dikenal oleh kelompok anak-anak yang menyukai film maupun komik kartun. Luffi adalah tokoh utama di film “One Piece”. Di Kelas XII IIS-1 ini tergambar jelas anime bajak laut tersebut lengkap dengan tokoh-tokoh yang lain. Seperti Usoop, Tony Choper, Zoro, Franky, dll. Dominan berwarna biru karena berlatar laut yang sebagaimana dalam filmnya. Di sekeliling kelasnya terdapat logo “one piece” dan jangkar dari lambang bajak laut Luffi. Lihat galerinya - Klik

7. PERINGKAT TUJUH - 12 MIA-3

Kelas yang diketuai oleh Yusuf Sigit Fauzan ini mengambil tema “KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA”. Dimotori oleh Mughni Labib dan Faiz Ulil Albab sebagai konseptornya, kelas ini melukiskan backgroundnya dengan animasi ornamen-ornamen khas Indonesia. Tepat di sentralnya adalah gambar garuda wisnu kencana, candi borobudur, gulungan wayang, gong, angklung, motif dayak, motif batik, gamelan, dll. Di samping kanan kirinya terdapat tugu jogja yang dihiasi dengan ornamen ukir berwarna hijau. Yang menarik dari kelas ini adalah bank data yang mereka buat berbeda dengan kelas-kelas yang  lain. Lihat galerinya - Klik

8. PERINGKAT DELAPAN - 12 IIS-2

“ANIMALS IN COLOURS” tema yang diangkat oleh Muhammad Taufiq, dkk. terinpirasi dari wali kelasnya yaitu Bpk. Mohammad Asad yang artinya singa. Nampak terlihat jelas di backgroundnya terdapat lukisan animasi kepala singa, dengan gaya WPAP (Wedha's Pop Art Potrait). Dominan berwarna orange sebagai bulu-bulu singa yang tumbuh menjulai panjang. Dinding bagian depan juga dilukiskan burung hantu dan elang yang indah dengan gaya WPAP juga. Lihat galerinya - Klik

9. PERINGKAT SEMBILAN - 11 MIA-2

Mengangkat tema “The Powerful Dragon” kelas ini terinspirasi dari sebuah film fantasi yang berjudul “How to Train Your Dragon”. Sesuai judulnya, film ini mengisahkan petualangan Hiccup dan naga imut miliknya Night Furry. Di dinding bagian belakangnya terdapat lukisan Night Furri dan juga naga-naga yang lain digambarkan juga suasana dalam film tersebut terdapat kastil, tebing-tebing yang menjulang tinggi di lautan yang luas. Di dinding samping kanan dan kiri juga terdapat tebing-tebing tempat para naga bersinggah. Lihat galerinya - Klik

10. PERINGKAT SEPULUH - 11 IIS-2

Tema “Minions” adalah sebuah film komedi animasi komputer 3D Amerika Serikat yang tayang pada tahun 2015. Di bagian background kelas ini terdapat banyak sekali gambar minions mulai dari Kevin, Stuart, Bob, dll. Berlatar di markas mereka terdapat rumah minions dengan dominan warna biru dan suasana malam yang gelap dihiasi bintang-bintang. Sekeliling dindingnya dilukis bata yang disusun rapi, dan di pojok-pojok juga dilukiskan dengan siluet pohon sebagaimana suasana malam. Lihat galerinya - Klik

11. PERINGKAT SEBELAS - 10 MIA-2

Tema PUBG adalah singkatan dari Player Unknown’s Battlegrounds, adalah sebuah permainan dengan genre battle royale. Dominan dinding berwarna biru muda menggambarkan langit, background dengan gedung-gedung yang dijadikan sebagai tempat petarungan antar karakter gamenya dan juga rumput-rumput kering yang menggambarkan suasana gersang sebagai suasana peperangan. Lihat galerinya - Klik

12. PERINGKAT DUA BELAS - 11 IIS-1 

BoBoiBoy adalah sebuah serial animasi Malaysia yang diproduksi oleh Animonsta Studios. Serial animasi ini menceritakan tentang seorang anak yang memiliki kekuatan luar biasa untuk menghadapi makhluk asing yang ingin menyerang bumi. Bersama dengan ketiga temannya Ying, Yaya dan Gopal, BoBoiBoy berusaha menghalangi alien berkepala kotak bernama Adu Du yang berwarna hijau yang menginginkan biji coklat agar bisa menaklukkan bumi. Lihat galerinya - Klik

13. PERINGKAT TIGA BELAS - 10 MIA-3

Kelas ini mengangkat tema “Chinese Class” dengan latar yang jelas terlihat di belakang terdapat sebuah bangunan klenteng. Didominasi warna merah dan sekeliling dinding kelas diberikan gambar lampu lampion. Oranamen-ornamen khas China juga dilukiskan seperti naga merah, pagoda, serta animasi anak-anak kecil dengan pakaian adat China. Lihat galerinya - Klik

14. PERINGKAT EMPAT BELAS - 10 IIS-3 

Sesuai dengan temanya “Borobudur Temple” kelas ini melukiskan dinding kelasnya banyak sekali candi-candi Buddha yang terletak di Desa Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lengkap juga terdapat patung-patung Arca Buddha dan stupa Borobudur. Namun sayang sekali background pemandangan di belakang candi ini divisualisasikan kurang optimal. Akan tetapi efek dari bayangan sudah lumayan bagus di bagian-bagian patungnya. Lihat galerinya - Klik

15. PERINGKAT LIMA BELAS - 10 IIS-1 

Mengangakat tema dari salah satu serial TV “Scooby-Doo” yang paling terkenal adalah yang terdiri atas Scooby-Doo adalah seekor anjing yang mampu berbicara. Dan empat orang remaja temannya yaitu Fred "Freddie" Jones, Daphne Blake, Velma Dinkley, dan Norville "Shaggy" Rogers. Dengan background dinding kelas kastil horor lengkap dengan mobil yang dikendarai ketika berpetualang. Namun pengerjaan yang kurang halus, dan masih banyak ruang di samping kanan dan kiri yang belum begitu optimal. Lihat galerinya - Klik

16. PERINGKAT ENAM BELAS - 10 IIS-2 

Kelas dengan dinding dominan berwarna biru tua, tema “Ben 10” adalah kartun animasi fantasi ditayangkan di Cartoon Network. Ben hanyalah anak biasa yang memiliki jam tangan omnitrix yang mampu merubahnya kedalam bentuk 10 monster yang berbeda. Di Kelas ini meskipun tidak digambarkan semua karakter dari ben 10 namun cukup penuh di dinding bagian belakang karena beberapa karakter digambar dengan ukuran sangat besar. Lihat galerinya - Klik

17. PERINGKAT TUJUH BELAS - 10 MIA-1

Mengangkat tema “Ninja Turtle” kelas ini terinspirasi dari sebuah film yang berjudul Teenage Mutant Ninja Turtles. Adalah film laga petualangan komedi Amerika tahun 2014 dengan memiliki 4 tokoh utama yang bernama Leonardo, Michelangelo, Raphael, dan Donatello. Dominan dinding kelas yang berwarna kuning tua, dipadukan dengan suasana gedung perkotaan di backgroundnya. Suasana senja juga dilukiskan di belakang karakter ninja turtle tersebut dengan warna jingga. Lihat galerinya - Klik

  • 0
  • Baca: 60 kali

Juara Lomba Dekorasi Kelas dan 5 K Tahun 2019 Adalah Kelas XII IIS-3 dengan Tema “Barisan Pejuang Kemerdekaan Indonesia”

Troso, MAMHTROSO.com - Sebagai salah satu tradisi di MA Matholi’ul Huda Troso setiap awal tahun pelajaran baru, yaitu adanya Lomba Dekorasi Kelas dan 5 K. Lomba ini diikuti oleh seluruh kelas mulai dari Kelas X hingga Kelas XII yang semuanya berjumlah 17 kelas. Setiap kelas berlomba-lomba untuk menghias kelasnya agar terlihat bersih, lengkap, indah, artistik, dan mengagumkan.

Setelah 1 bulan lebih seluruh kelas bekerja keras menghias kelasnya masing-masing, akhirnya tiba saatnya dinilai oleh dewan juri kemarin pada hari Kamis (5/9/2019). Ada sebanyak 7 juri yang ditugaskan untuk menentukan kelas terbaik tahun ini dan semuanya tidak termasuk dari wali kelas. Hal ini dimaksudkan agar penilaian dapat berjalan objektif dan independen. Selain itu juga kriteria penilaian dirancang menjadi beberapa kategori. Mulai dari poin tertingginya adalah ekplorasi tema dan tingkat kesulitan, kemudian estetika, kebersihan, dan perlengkapan.

Yang berbeda pada Lomba Dekorasi Kelas dan 5 K tahun ini adalah semangat anak-anak kelas IPS untuk menjadi kelas terbaik sangatlah tinggi. Jika biasanya kelas-kelas jurusan IPS tidak terlalu mendominasi, namun kali ini mereka cukup membuat kagum para juri yang menilai. Totalitas dalam karyanya dicurahkan dengan maksimal.

Sabtu (7/9/2019) pagi ini, bersamaan dengan upacara pengibaran bendera, hasil dari Lomba Dekorasi Kelas dan 5K diumumkan langsung oleh Kepala Madrasah, Drs. H. Nur Kholis Syam’un. Beliau sangat mengapresiasi hasil jerih payah siswa-siswi dalam menghias kelasnya masing-masing dan semuanya adalah juara. Akan tetapi karena ini adalah sebuah lomba maka terpaksa harus dibacakan kelas manakah yang dinobatkan sebagai juara.

Lihat galeri kegiatannya - klik disini

Sebagai juara pertama adalah Kelas XII IIS-3, wali kelas Bpk. Karwadi, S.Ag.. Juara kedua adalah Kelas XII IPA-1, wali kelas Ibu Fista Nihayah, S.Pd.. Dan juara ketiga yaitu Kelas XI IIS-3, wali kelas yaitu Bpk. Aditya Purwidya Saksono, S.Pd. Pada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelum, yang biasanya para juara didominasi oleh Kelas IPA, namun kali ini para juara didominasi oleh Kelas IPS.  

Dan tidak tanggung-tanggung, untuk menghargai jerih payah siswa dalam lomba ini pihak madrasah mengeluarkan total hadiah sebanyak Rp 12.250.000,-. Untuk Juara 1 mendapat hadiah uang pembinaan sebesar Rp 1.400.000,-, Juara 2 mendapatkan Rp 1.300.000,-, dan Juara ketiga mendapatkan Rp 1.200.000,-. Berurutan sampai peringkat terakhir yaitu nomor urut 17 masih mendapat hadiah sebesar Rp 300.000,-. (Syah)

  • 0
  • Baca: 115 kali

Upacara Pengibaran Bendera – Noor Ubaidillah, S.Pd.I : Ilmu Adalah Perhisan Indah Bagi Pemiliknya

Troso, MAMHTROSO.com – MTs. dan MA Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara pagi ini laksanakan agenda rutinnya di awal minggu, yaitu upacara pengibaran bendera merah putih, Sabtu (7/9/2019).

Sebagai petugas upacara adalah kelompok 3 dari perwakilan Kelas IX MTs. Matholi’ul Huda Troso. Yaitu Noval Erick Faisal (9A) sebagai pemimpin upacara, sementara Ainun Riyan Ihsan (9E), Dimas Syafi’udin (9E), dan Aris Saputra Ramadhan (9B) sebagai pemimpin pasukan upacara. Khilma Nihayatul Ulya (9E) sebagai pembawa acara, Welladestri Luthfia Adda (9D) sebagai pembaca Pembukaan UUD 1945, Mohammad Nahirul Haqqi (9B) sebagai pembaca doa, dan Ahmad Syaghif Abdullah (9C) sebagai ajudan upacara.

Pasukan pengibar bendera menggunakan 9 formasi yang terdiri dari Intan Afriza Attain Maliha, Jamiah Intiya Sari, Septy Dwi Rahmawati, Lifia Nita Faradillah, Mohammad Al Farouq Zanjabil, Muhammad Saiful Latif, Sela Khofifah, Muhammad Riyan Firmansyah, Ibrahim Firmanna.

Pada upacara pagi ini Kepala Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso, Noor Ubaidillah, S.Pd.I. berkesempatan menjadi pembina upacara. Beliau menyampaikan satu maqolah dari kitab taklim muta’alim yang berbunyi :

تَعَلَّمْ فَاِنَّ اْلعِلْمَ زَيْنٌ لأَهْلِهِ # وَفَضْلٌ وَعُنْوَانٌ لِكُلِّ الْمَحَامِدِ

Artinya : “Belajarlah , ilmu adalah perhisan indah bagi pemiliknya, dan keutamaan baginya serta tanda setiap hal yang terpuji”.

Beliau menjelaskan bahwa ilmu adalah sumber utama dari segala kebaikan. Apalagi tujuan islam intinya adalah membentuk manusia yang berakhlak baik, baik terhadap diri sendiri, terhadap orang lain, terhadap Allah, dan lingkungan sekitar. Maka ilmu adalah pintu untuk mendapatkan hidayah, ilmu adalah pintu untuk menuju akhlak yang baik, dan ilmu menjadi pintu untuk manusia-manusia yang mulia.

Usai pelaksanaan upacara kemudian dilanjutkan dengan pengumuman hasil lomba dekorasi kelas dan 5K baik untuk kelas MA dan MTs. Matholi’ul Huda Troso. (Syah)

  • 0
  • Baca: 49 kali

Peringati Tahun Baru Hijriyah 1441 H, Siswa-siswi MA dan MTs. MH Troso Adakan Serangkaian Doa dan Makan Kepungan

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso adakan serangkain acara untuk memperingati tahun baru hijriyah 1441 H pagi ini, Selasa (3/9/2019).

Lihat galerinya - klik disini

Acara ini dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB di halaman Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso dengan diikuti oleh sekitar 1.200-an orang siswa beserta dewan guru. Ditugaskan sebagai pembawa acara Eva Elviana Novitasari (XII MIA-2) dan Vina Ramandhani (XII MIA-3) membuka acara dengan bacaan surat Al Fatihah. Dan langsung dilanjutkan dengan tampilan grup rebana gabungan siswa MTs. dan MA Matholi’ul Huda Troso. Yang membawakan beberapa sholawat nabi yaitu syababal, ya rabbamak, sholawat nahdliyah, robbi kholaq, khudzuni, habibi ya habibi, dan shollu alannuri.

Dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Nabi oleh Ibu Nur Muzaroh, S.Pd., Ibu Fista Nihayah, S.Pd., dan Nilam Maharani (XI MIA-1). Dan Mauidlotul Hasanah disampaikan oleh perwakilan guru yaitu Ibu Anik Rosyidah, S.T.

Beliau menyampaikan bahwa momen tahun baru hijriyah harusnya tidak dianggap sebuah peristiwa mistis dengan sebutan jawanya adalah malam satu suro. Akan tetapi harusnya digunakan untuk bermuhasabah atau mengevaluasi diri. Jika selama satu tahun sebelumnya sudah banyak kebaikan yang dilakukan, maka dipertahankan dan harus ditingkatkan. Akan tetapi jika masih banyak melakukan keburukan, maka harus segera diperbaiki atau segera berhijrah.

Intinya, dengan momen tahun baru ini harus terjadi sebuah perubahan. Sebagaimana peristiwa hijrahnya Rasulullah dari kota Mekkah ke Madinah atas perintah Allah. Karena sudah terdesak dengan ancaman orang kafir Quraisy Mekah. Bahkan Abdurrohman bin Auf sahabat nabi yang kaya rela meninggalkan hartanya di Mekkah untuk hijrah ke Madinah dengan harapan islam akan berhasil di kota tersebut. Kemudian Rasulullah mempersaudarakan Abdurraman bin Auf dengan sahabat ansor yang kaya raya bernama Sa’ad bin Rabi’.

“Pasang surut dinamika keimanan, memang sudah biasa terjadi di kehidupan. Akan tetapi kita harus berdoa semoga kita tetap pada agama Allah”, pungkasnya.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Terakhir, tahlil dipimpin oleh H. Mustofa Kamal dan barokah doa dipimpin oleh H. Ahmad Harisul Haq, Lc. Usai berdoa kemudian siswa-siswi makan kepungan bersama-sama. (syah)

  • 0
  • Baca: 78 kali

Upacara Pengibaran Bendera – Nur Muzaroh, S.Pd. : Waktu Adalah Nikmat yang Sering Dilupakan

Troso, MAMHTROSO.com – Upacara pengibaran bendera merah putih dilaksanakan di MTs. dan MA Matholi’ul Huda Troso pagi ini, Sabtu (24/8/2019). Kegiatan ini adalah agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap Sabtu pagi untuk menumbuhkan jiwa patrotiasme siswa. Selain itu juga untuk memberikan nasihat kepada siswa yang disampaikan pembina upacara dalam amanatnya.

Upacara bendera pada pagi ini ditugaskan kepada siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara. Bertindak sebagai pembawa acara adalah Tsalis Mazida El Rahmah (9C), pembaca pembukaan UUD 1945 yaitu Dwi Alfina Rizqiana Safitri (9D), sementara untuk pembaca doa adalah Fadhilatul Muthmainnah (9A).

Sebagai pemimpin upacara adalah Muhammad Irvin Maulana Az Zain (9C). Kemudian petugas pengibar bendera adalah Ni’matul Hamidah (9A), Muhammad Fikri Haikal (9A), dan Ahmad Nuril Anam (9C).

Nur Muzaroh, S.Pd. salah satu guru pengampu mata pelajaran Bahasa Inggris di MA Matholi’ul Huda Troso kali ini berkesempatan untuk menjadi pembina upacara. Beliau menyampaikan amanat tentang berbagai macam nikmat, terutama nikmat yang sering dilupakan oleh manusia yaitu nikmat waktu.

Sebagai manusia tentu harus bersyukur karena ternyata banyak sekali nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. contoh saja nikmat diberikan kesehatan, masih bisa berjalan, masih bisa berlari, bisa tertawa, bisa melihat, bisa menangis, dll. Dan yang paling penting juga Allah masih memberikan nikmat iman dan islam.

Tapi diantara banyak nikmat-nikmat tersebut di atas, masih ada nikmat yang sering dilupakan oleh manusia, yaitu nikmat waktu. Bahkan menurut Imam Al gazali nikmat waktu ini diibaratkan adalah sebuah berlian yang sangat berharga.  

اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ 

Artinya : “Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara : Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu. Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu. Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu. Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu. Hidupmu sebelum datang kematianmu”.

Pertama, Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu. Ketika masih muda usia produktif, seseorang bisa berfikir dengan segar. Masih semangat untuk menuntu ilmu. Seperti menulis di atas batu, yang dapat membekas sampai kapanpun. Berbeda jika sudah usia tua, badan sudah melemah, pikiran sudah mudah lupa. Seperti halnya menulis di atas air.

Kedua, Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu. Ketika Allah SWT. memberikan cobaan sakit sekecil apapun misal sakit perut, atau sakit kepala. Tentu sudah tidak nyaman lagi untuk beraktifitas dan juga tidak bisa berkonsentrasi dengan fokus. Maka selagi masih sehat pergunakan dengan sebaik-baiknya. Belajar dengan sungguh-sungguh, berkegiatan dengan semangat agar semuanya bermanfaat dalam hidup.

Ketiga, Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu. Kaya yang dimaksud tidak kemudian menjadi konglomerat, mobilnya banyak, usahanya dimana-mana. Kaya disini maksudnya adalah masih cukup untuk makan, dan memberi seseorang. Maka manfaat kekayaan itu dengan sebaik-baiknya. Untuk sekolah untuk beribadah dan untuk kegiatan yang bermanfaat lainnya.

Keempat, Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu. Ketika seseorang semakin bertambah umur maka semakin banyak perkerjaan yang harus dikerjakan. Berarti semakin sedikit waktu luangnya. Untuk itu siswa-siswi harus memanfaat waktu luangnya untuk kegiatan-kegiatan yang positif.

Kelima, Hidupmu sebelum datang kematianmu. Hidup hanya sekali maka hiduplah yang berarti. Karena kematian adalah sesuatu yang pasti. Meskipun seseorang bersembunyi dimanapun tempatnya, berlindung berlapis baja, tidak akan bisa menolak datangnya malaikat pencabut nyawa. Maka kehidupan adalah sesuatu yang sangat berharga, dan harus dipergunakan beramal baik karena yang menemani setelah kematian hanyalah amal perbuatan. (Syah)

  • 0
  • Baca: 61 kali

Upacara Pengibaran Bendera HUT RI Ke-74 di MA dan MTs. MH Troso : “Pengorbanan dan Perjuangan”

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso adakan upacara pengibaran bendera dan istighatsah bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 Republik Indonesia kemarin pagi, Sabtu (17/8/2019). Upacara pengibaran bendera dapat dilaksanakan dengan khidmat di halaman MTs. Matholi’ul Huda Troso pada pukul 07.30 WIB. Diikuti seluruh siswa dan Dewan Guru yang berjumlah setidak-tidaknya sekitar 1.200-an orang.

Lihat galeri kegiatannya - klik disini

Tidak tanggung-tanggung pengibaran bendera Merah Putih pada hari kemerdekaan ini melibatkan banyak siswa sebagai petugasnya. Mulai dari pemimpin upacara oleh Soya Angga Arifin Nuha (XII MIA-1), 3 pemimpin pasukan oleh Alex Lubab Muhammad (XII MIA-3), Zaha Muhammad Al Haq (XII MIA-3), Hendry Hermawan (XII MIA-1). Kemudian Vina Ramandhani (XII MIA-3) sebagai pembawa acara, Pembaca Teks Proklamasi oleh Muhammad Sahal Abdan (XI MIA-1), Pembaca Pembukaan UUD 1945 oleh Fatikha Amalia (XII MIA-2), Ajudan Pembina Upacara oleh Dhimas Agung Hermawan (XII MIA-1) dan Pembaca Doa oleh Sumiati (XII IIS-3).

Pasukan pengibar bendera yang dipimpin oleh Eva Elviana Novitasari (XII MIA-2) terdiri dari pasukan 8 dengan pakaian putih paskibra lengkap dan pasukan 17 dengan pakaian pramuka dari Dewan Ambalan Setia Budi dan Fatmawati, tim paduan suara yang dipimpin oleh Tsalis Mazidah el Rahmah (IX C) beserta tim paduan suara dari Dewan Penggalang MTs. Matholi’ul Huda Troso. Proses pengibaran bendera dapat dilaksanakan tepat dengan lagu Indonesia Raya oleh Linda Wahyu Laila Shofiana (XII MIA-1), Indah Wahyu Laili Shofiani (XII MIA-1), dan Ulufiatur Rahmanita (XII MIA-2).

Drs. H. Nur Kholis Syam’un, Kepala Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso kali ini berperan sebagai Pembina Upacara menyampaikan amanatnya tentang pengorbanan dan perjuangan. Pertama, beliau menyampaikan bahwa Indonesia sudah merdeka selama 74 tahun, dan terus mengalami kemajuan. Semua lini mengalami kemajuan mulai dari segi ekonomi, segi infrastruktur, dll. Akan tetapi di sisi yang lain bangsa Indonesia mengalami mengalami perubahan arah. Ketika para pahlawan berjuang untuk kemerdekaan bangsa, tetapi pejabat sekarang malah tujuannya untuk memperkaya diri sendiri. Jauh berbeda dengan para pejuang kemerdekaan yang mereka dengan ikhlas mengorbankan jiwa dan raganya untuk bangsa.

“Kita doakan bersama, semoga pemimpin-pemimpin kita, mulai dari yang ada di Jakarta sampai di tingkat kabupaten berfikir hanya untuk kemajuan bangsa”, doa Kepala Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso.

Kedua, “Muda, punya uang, waktu luangnya banyak, maka pikirannya pasti setan”, ungkap beliau. Kepala Madrasah menghimbau agar siswa-siswi mempersiapkan diri menjadi generasi yang unggul. Apalagi sekarang ini dunia sudah ada di genggaman. Berbagai macam teknologi, seperti hand phone dengan segala aplikasinya sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Disamping mempermudah komunikasi dan informasi, tetapi perlu diingat bahwa hp juga memiliki dampak negatif. Bahkan banyak kasus-kasus terjadi karena berawal dari hp.

Untuk mengantisipasi hal itu salah satu upaya Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda Troso mengagendakan banyak kegiatan, supaya siswa dapat memanfaatkan waktu dengan baik. Karena siswa-siswi adalah generasi penerus bangsa, supaya bisa mekar berkembang menjadi generasi yang berprestasi, jangan sampai layu karena terperangkap dengan pergaulan negatif. “Makanya bekali diri, senjatai diri dengan mental yang baik, pengetahuan yang luas, supaya kamu dapat menjadi generasi rabbani, yang mentalitas keimanannya kuat”, pungkasnya.  

Usai upacara pengibaran bendera seluruh siswa langsung masuk ke kelas masing-masing, kemudian absensi dan melaksanakan istighatsah bersama. Tentu tujuannya adalah untuk mendoakan agar Indonesia semakin menjadi bangsa yang lebih bermartabat, dan terus mengembangkan SDM unggul supaya Indonesia lebih maju. (Syah)

  • 0
  • Baca: 89 kali

Upacara Pengibaran Bendera - Fista Nihayah, S.Pd. : Jadilah Virus-virus yang Positif

Troso, MAMHTROSO.com – Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah Matholi’ul Huda Troso Pecangaan Jepara rutin adakan Upacara pengibaran bendera Merah Putih, Sabtu (3/8/2019).

Pada upacara kali ini ditugaskan kepada perwakilan siswa Kelas XII sebagaimana di upacara sebelumnya. Dengan dipimpin oleh Eva Elviana Novita Sari (XI MIA-1), dkk. Seluruh civitas akademika MA dan MTs. Matholi’ul Huda Troso turut menjadi peserta upacaranya yang berjumlah kurang lebih sekitar 1.200-an orang siswa dan 50-an dari dewan guru.

Fista Nihayah, S.Pd. salah satu guru pengampu mata pelajaran Fisika di MA Matholi’ul Huda Troso kali ini berkesempatan untuk menjadi pembina upacara. Beliau menyampaikan tentang virus.

Sebelum menyampaikan amanatnya beliau mengevaluasi jalannya upacara pada pagi ini. Menurutnya petugas upacara mulai dari pembawa acara sampai pengibar bendera semuanya dapat melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik. Tentu saja itu dapat dilaksanakan dengan proses yang tidak mudah, berkali-kali latihan sampai akhirnya bisa tampil dengan baik. Tetapi hanya sebagai peserta upacara saja tidak bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Masih saja ada yang ngomong, dan kalau sudah ngomong pasti mengajak teman yang lainnya.

“Jangan kalian ini seperti virus”, tegasnya.

Virus adalah mahluk organisme yang sangat kecil yang hanya bisa hidup dari inangnya. Kebanyakan virus ini merugikan. Akan tetapi ternyata virus ada yang negatif dan juga ada yang positif. Tetapi pengaruh virus itu luar biasa. Jika virus itu jahat maka akan sangat mudah melumpuhkan mahluk hidup yang diserangnya. Tetapi jika virus itu baik maka akan dapat menjadi sistem imun daya tahan tubuh yang baik.

Dari kehidupan virus itu tentu siswa-siswi dapat memilih, mau jadi virus yang baik atau yang jahat ? Jika siswa memiliki kebiasaan baik, maka tentu tugasnya adalah menularkan pengaruh-pengaruh baik itu kepada teman-teman yang lainnya. Jangan malah menjadi virus yang buruk, sudah perilakunya buruk, tetapi malah mempengaruhi teman-teman yang lain menjadi ikut buruk.

“Kesimpulannya adalah jadilah virus-virus yang positif”, pungkas Fista Nihayah.  (Syah)

  • 0
  • Baca: 96 kali
Berlangganan RSS feed