Masuk

91 (sembilan puluh satu)

Tuhankudemi cipratan ludah-Muyang menjadi pusat tenaga hidupkusegenap matahari tak menyilaukankusegenap licin tak menggelincirkankusegenap godaan tak melenakankusegenap kesengsaraan tak…
  • 0
  • Baca: 11 kali

90 (sembilan puluh)

Tuhankudi dalam diriku ada ruangamat luas tak terbatasFajar hari melemparinya dengan batutapi tak bergeming ia, karena tak berdindingPagi…
  • 0
  • Baca: 10 kali

89 (delapan puluh sembilan)

Tuhankudi hadapan-Mu, apa yang bisa kubanggakan?aku hadir dari sebuah katayang berbunyi: bukanaku lahir di pulau bukandibesarkan oleh bapak…
  • 0
  • Baca: 10 kali

88 (delapan puluh delapan)

Tuhankuperlukah aku turut memperebutkansegala macam kekayaanyang Kau anugerahkan?sedang jikapun tak mampu aku memiliki-Mutetap aku hanyalah milik-Mu https://www.caknun.com/2019/88/
  • 0
  • Baca: 7 kali

87 (delapan puluh tujuh)

Tuhankutak ingin aku untuk inginsebab di antara seribu keinginanhanya Satu yang sejati.Tuhanku,tak ingin aku memerintahmemerintah ialah diperintah.tak ingin…
  • 0
  • Baca: 9 kali

86 (delapan puluh enam)

Tuhankutak sesuatu hal pun lepas dari asma-Mumaka tak sesuatu hal pun bisa kurumuskandengan pikiranku.Tuhanku,segala perkataankuhanya buih!namun demikian, Kekasih,…
  • 0
  • Baca: 7 kali

85 (delapan puluh lima)

Tuhankukukasihi ia sebab menderitadi atas ketidakmengertian dan kekurangannyakujaga nyawanya sebisa-bisasebab diketukkan palu sengsaraKau anugerahkan cahaya.Tuhanku,kelemahan ialah kekuatan yang…
  • 0
  • Baca: 7 kali

84 (delapan puluh empat)

Tuhankukugenggam di batinku satu rahasiasumber naluri dan pikirandari mana langkah hidupku ini dilahirkankiranya hanya dengan mengungkapkannya, wajaku yangsebenarnya,…
  • 0
  • Baca: 7 kali
Berlangganan RSS feed